Showing posts with label Tips Menarik Pelanggan. Show all posts
Showing posts with label Tips Menarik Pelanggan. Show all posts

Tips Menarik Pelanggan Untuk Membeli

Friday, October 14, 2011

Salah satu tujuan strategi marketing adalah membuat customer membeli produk yang kita jual. Meski demikian tugas marketing sebenarnya bukan semata-mata customer membeli produk kemudian tidak memakainya karena membeli bukan atas dasar kesadaran tetapi karena rayuan maut dari sales atau marketing. Tugas marketing adalah memberikan penjelasan sedetail-detailnya tentang produk yang dijual dan meyakinkan customer bahwa produk itu memang bermanfaat bagi customer. Jika pembeli membeli atas dasar kesadaran demikian niscaya di kemudian hari dia akan datang lagi bahkan memberikan referensi kepada orang lain.

Bagaimana caranya agar bisa demikian? Michael Dalton Johnson, pendiri SalesDogs.com dalam buku 8 Rahasia Melejitkan Omzet: Dari 50 Pakar Penjualan Dunia memberikan kiatnya.

1. Jadilah emosional
Saat menawarkan produk atau jasa, nyalakan imajinasi dan pancing emosi pembeli. Berikan penekanan pada manfaat dan imbalan dari memiliki produk atau menggunakan jasa Anda. Gunakan ilustrasi verbal berwarna yang menekankan manfaat tersebut. Ungkapkan juga beberapa sejarah kasus singkat. Tunjukkan sikap yang membuat Anda disukai. Selebihnya, biarkan pembeli melakukan sebagian besar percakapan.

2. Apa yang pembeli inginkan
Biarkan prospek tahu bagaimana produk atau jasa Anda akan membantu mereka. Caranya siapkan jawaban dari Anda atas pertanyaan umum yang kerap muncul dalam diri pembeli. Pertanyaan pembeli adalah “Apa yang tersedia untuk saya?”, catat pertanyaan ini dan siapkan jawabannya.

3. Hargai kecerdasan pembeli
Pembeli Anda cerdas dan layak mendapatkan penghargaan dari Anda. Jangan menghina kecerdasan prospek dengan pertanyaan mengarahkan yang bodoh seperti, “Kita semua ingin menghemat uang dan waktu, kan?” Sebaiknya katakan saja, “Produk kami akan menghemat waktu dan uang.”

4. Apalah arti sebuah nama?
Hati-hati menyebut nama. Terlalu sering mengucapkan nama prospek dalam presentasi penjualan akan mengesankan berlebihan, serta tidak tulus dan meremehkan. Berusahalah menyebut nama prospek beberapa kali, dan dengan pengucapan yang benar.

5. Hindari aroma parfum menyengat
Boleh saja menggunakan parfum, namun pastikan tak membuat calon pembeli meninggalkan Anda karena terganggu penciumannya. Pembeli akan kehilangan minat jika Anda beraroma parfum, cologne, atau aftershave yang terlalu menyengat.

6. Tepat waktu tapi jangan terlalu awal
Jangan pernah datang lebih dari 10 menit sebelum jadwal bertemu dengan klien. Bersikap tepat waktu menunjukkan rasa hormat, bentuk bisnis yang bagus, dan mengawali pertemuan dengan cara yang baik.

7. Ciptakan citra yang kuat
Mengungkapkan kata-kata puitis untuk membangun citra produk atau jasa Anda sah saja. Asalkan jangan berlebihan.

8. Waspada penjahat waktu
Tak ada yang melarang Anda ngobrol santai, browsing internet hanya beberapa menit saja. Namun, bila dijumlahkan, waktu untuk bersantai ini bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan penjualan. Singkirkan segera penjahat waktu ini agar produktivitas meningkat.

9. Jangan menginterogasi pembeli
Pembeli yang cerdas akan menganggap terlalu banyak pertanyaan menyelidik, terutama pada tahap awal pertemuan, sebagai taktik penjualan yang berujung pada pembujukan. Jangan dudukkan pembeli di kursi interogasi. Terapkan aturan 80-20, yakni Anda 80 persen mendengarkan dan 20 persen berbicara terhadap pembeli. Banyak pertanyaan Anda yang akan terjawab bahkan sebelum Anda bertanya. Lebih banyaklah mendengar, bukan memborbardir pembeli dengan pertanyaan.

10. Memecah kecanggungan
Saat menelepon calon pembeli untuk pertama kalinya, jangan sok akrab. Perkenalkan diri Anda dan sebutkan alasan mengapa Anda meneleponnya. Dengan begitu prospek akan menghargai kejujuran dan penghargaan Anda atas waktu dan kecerdasan mereka.

11. Jangan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan
Taktik ini biasanya dianggap prospek sebagai tindakan menghindar, sekaligus juga bisa melenyapkan kredibilitas Anda. Misalnya, jika pembeli bertanya “Kapan Anda bisa mengirimkannya?” Respons pertanyaan ini dengan rata-rata waktu pengiriman Anda. Tanyakan kembali apakah baik untuknya, kalau tidak negosiasikan dengannya. Kalau memungkinkan berikan apa yang diinginkan pembeli. Jangan pernah balik bertanya, “Kapan Anda membutuhkannya?”

12. Jaga penampilan Anda
Keterampilan berbusana rapi dan membuat Anda terlihat menarik sangat dibutuhkan dalam penjualan. Sepatu menjadi pusat perhatian pembeli terhadap penampilan Anda. Jadi bersikap kritislah terhadap penampilan Anda.

13. Berterima kasih tak perlu berlebihan
Jangan ucapkan terima kasih ketika Anda berhasil menghubungi calon pembeli, setelah beberapa kali ia tak menjawab telepon Anda. Sikap ini menunjukkan posisi Anda lebih rendah. Posisi yang lebih rendah akan mudah untuk disingkirkan.

14. Gestur memengaruhi suasana hati
Saat penjualan terasa tak berjalan mulus, tersenyumlah dan berdirilah tegak supaya Anda merasa semuanya pasti bisa diatasi. Begitupun saat menelepon pembeli, duduklah tegak dan tersenyum. Karena gestur ini membuat Anda percaya diri dan penuh dengan tujuan. Suara Anda menunjukkan kualitas diri.

15. Biarkan pembeli memimpin
Kemampuan membaca kepribadian dan gaya bicara calon pembeli adalah keahlian mutlak yang perlu Anda miliki. Modifikasi kecepatan dan gaya bicara Anda. Jika Anda berbicara dengan orang yang gemar ngobrol, lakukan obrolan ringan, bukan langsung menawarkan produk Anda. Jika prospek lebih menyukai gambaran umum dari produk atau jasa Anda, jangan bicarakan hal detail. Lakukan penyesuaian, dengan lebih dulu melatih keterampilan Anda.

16. Pembeli itu seperti kucing
Pembeli bisa menyulitkan seperti kucing yang penuh curiga, serba waspada, rewel, mandiri, dan menjaga jarak. Cara mengatasinya, jangan mengejarnya karena ia akan kabur. Jangan membujuknya karena nanti ia malah cuek. Duduk tenang dan berikan waktu kepada pembeli untuk berpikir dan memilih. Nanti ia akan mendekat kepada Anda dengan sendirinya.(Galeriukm).

Sumber:
http://female.kompas.com/read/xml/2011/01/10/09064815/16.kiat.membantu.pelanggan.untuk.membeli
.


Baca artikel selengkapnya ....

Membuat Pelanggan Tetap Setia

Thursday, August 25, 2011

Pelanggan adalah sumber kehidupan bagi kelangsungan bisnis kita. Mencari pelanggan bagi produk kita bukanlah hal yang gampang, karena berkaitan dengan banyak hal misalnya saja kepuasan, harga, fungsi dan lain sebagainya. Maka mempertahankan pelanggan lama agar tetap setia dengan prosuk kita menjadi hal yang penting. Membuat pelanggan tetap setia buka hanya persoalan kualitas produk tetapi juga kualitas layanan.

Untuk membuat pelanggan tetap setia menggunakan produk dan layanan kita, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

1. Jangan Berasumsi
Seringkali kita beranggapan bahwa kita tahu apa yang pelanggan pikirkan, namun seringkali yang anggapan kita itu keliru. Maka berfikirlah mengenai pelanggan sesuai dengan data dan fakta bukan asumsi kita. Dengarkan masukan dan lakukan test kecil untuk memahami pelanggan anda.

2. Selalu Memberikan
Selalu memberikan segala sesuatu yang diperlukan oleh pelanggan merupakan hal positif yang bisa membuat pelanggan tetap setia. Misalnya meluangkan waktu, memberikan informasi, memberikan kejelasan waktu menyelesaikan masalah jika ada masalah bahkan informasi mengenai surat menyurat.

3. Membuat Program Untuk meningkatkan kesetiaan pelanggan
Banyak program bisa dilakukan untuk membuat pelanggan tetap setia, misalnya saja bonus, hadiah dan lain sebagainya. Sesuaikan program dengan kondisi dan situasi.

4. Pelatihan Untuk Staff
Setiap kontak dengan pelanggan dengan staff anda adalah kesempatan untuk membangun reputasi perusahaan atau menghancurkannya. Karena itu penting untuk memberikan sesi pelatihan berkala untuk membantu staff Anda memiliki keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan reputasi perusahaan Anda.

5. Ucapkan “Terima kasih.”
Ucapan terimakasih merupakan hal sederhana namun dapat membuat dampak dan mengatakan banyak tentang perusahaan Anda dan nilai Anda tempatkan pada pelanggan.

6. Tetap Menjalin Hubungan
Menjalin hubungan denga pelanggan merupakan hal yang cukup penting, meski hubungan itu tidak semata-mata berkaitan dengan produk. Anda bisa menjalin hubungan untuk memberikan edukasi dan tukar pengalaman tanpa harus mendorong untuk menggunakan prosuk. Tetap menjalin hubungan bisa dilakukan dengan banyak hal misalnya saja telepon, email, media social dan lain-lain.

7. Berikan Layanan VIP
Terkadang kita terlalu fokus memperhatikan pelanggan baru karena berharap akan potensinya, namun jangan lupa memperhatikan pelanggan lama yang tetap setia. Berikan tawaran program-program loyalitas eksklusif, penawaran spesial, diskon dan lain-lain ditujukan khusus untuk pelanggan Anda terbaik dan paling setia.

Membuat pelanggan lama tetap setia merupakan hal sederhana namun penting dan terkadang dilupakan. Jika dengan membuat pelanggan lama tetap setia bisa meningkatkan penjualan produk kita, mengapa harus susah-susah mengejar pelanggan baru yang belum tentu akan setia?(Galeriukm).

Sumber: http://www.entrepreneur.com/article/219712
.


Baca artikel selengkapnya ....

Tips Membuat Pelanggan Tetap Setia

Monday, August 15, 2011

Dalam bisnis pelanggan menjadi raja yang akan menentukan keberlangsungan usaha anda. Upaya-upaya terus dilakukan dalam memuaskan pelanggan agar tetap setia menggunakan produk yang kita jual. Ada beberapa tips penting yang ayak dipertimbangkan dalam membuat pelanggan tetap setia pada produk kita.

Tips membuat pelanggan setia:
1. Produk

Produk yang unik, menarik dan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan produk lain cukup berperan dalam menentukan kesetiaan pelanggan. Jika produk anda sama dengan produk orang lain maka sulit untuk mempertahankan pelanggan.

2. Harga
Berapa harga yang ditawarkan? Ketahuilah, pelanggan pasti akan mencari harga yang lebih murah jika pelayanan, kualitas, dan produk yang ditawarkan sama saja. “Perbedaan harga itu penting. Jika Anda menjual produk seharga Rp 10.000 dan pesaing menjual dengan harga Rp 9.999, pasti akan berpengaruh. Tetapi jangan lalu jadi membiarkan terjadi persaingan harga terus menerus,” jelas perempuan yang sering dipanggil dengan nama Tami ini di acara Beautifying Indonesia, Martha Tilaar Group beberapa waktu lalu di Jakarta Convention Center.

3. Tempat
Dimana dan channel apa yang digunakan? Lokasi strategis dan kemudahan akses akan menjadi hal penting dan menyenangkan bagi pelanggan.

4. Promotion
Ketahui apa yang kira-kira akan membuat pelanggan bergairah untuk membeli barang Anda? Gimmick promosi akan menjadi hal yang menyenangkan bagi pelanggan. Pelanggan tentu akan menghitung value yang bisa ia dapatkan dari harga yang ia keluarkan.

5. Process
Seperti apa pelayanan Anda? Misal, jika Anda pemilik salon yang menyediakan pelayanan creambath yang urutan umumnya sudah jelas, tentu pelanggan yang datang ke tempat Anda juga mengharapkan proses pelayanan yang jelas dan memuaskan, kan? Pelanggan pasti kesal jika ternyata urutannya berantakan dan malah bikin pusing.

6. People
Siapa yang akan mengurus saya sebagai pelanggan? Bayangkan diri Anda sebagai pelanggan di sebuah salon. Tidakkah Anda akan mengharap bahwa orang yang mengurus Anda adalah orang yang kompeten, mengetahui apa yang dilakukannya, ramah, dan mengutamakan kenyamanan Anda? Sama seperti itu pula pelanggan lain mengharapkan pelayanan yang akan ia dapatkan .

7. Pace
Waktu adalah hal yang penting. Apalagi saat seperti sekarang ini. Pelanggan butuh pelayanan yang cepat. Siapa yang mau menunggu lama untuk dilayani? Penuhi kebutuhan pelanggan dengan waktu yang singkat.

8. Proof
“Pelanggan adalah iklan berjalan!” ujar Tami. Tak percaya? Coba ingat-ingat, jika Anda pernah mengalami sebuah pengalaman pelayanan atau produk yang menyenangkan dan baik, tidakkah Anda akan merekomendasikan kepada orang lain? Pelanggan butuh bukti. Saat mereka terpuaskan, niscaya ia akan bawa orang lain ke tempat itu.(Galeriukm).

Sumber:
http://female.kompas.com/read/xml/2010/10/01/12163138/8.p.yang.bikin.pelanggan.setia
.


Baca artikel selengkapnya ....

Bagaimana Memotivasi Orang menjadi Pelanggan

Monday, June 20, 2011

Jika anda memiliki sebuah bisnis, baik itu bisnis besar maupun kecil, offline maupun online, apa cara yang akan anda lakukan agar target pasar anda tahu tentang produk anda? Apa tujuan yang ingin anda dapatkan dari bisnis anda? Ini semua harus jelas apabila kita ingin menjalankan bisnis yang menguntungkan. Kunci dari suatu bisnis yang berhasil terletak pada 2 hal. Pertama adalah pola pikir sang pemilik bisnis tersebut. Kita bisa menjadi apa yang kita pikirkan, jadi jika kita ingin sukses, kita harus membentuk dan memiliki pikiran2 orang sukses terlebih dahulu, secara otomatis sikap dan tindakan kita akan membentuk kita mengarah ke tujuan di mana pikiran kita berada. Jadi di mana kita mau menempatkan pikiran2 kita? Itu pilihan kalian. Yang kedua adalah marketing.

Apa itu marketing? Dalam bukunya “Motivational Marketing: How to Effectively Motivate Your Prospects to Buy Now, Buy More, and Tell Their Friends Too!”, Robert Imbriale menyatakan bahwa marketing itu proses melakukan apa yang kita bisa untuk mempermudah orang untuk menukarkan uang mereka dengan produk / jasa kita. Oleh karena itu, kita harus tahu dulu alasan mengapa orang ingin menukarkan uang mereka dengan sesuatu atau membeli sesuatu. Menurut Robert, orang membeli sesuatu itu bukan berdasarkan kebutuhan, tetapi lebih berdasarkan keinginan emosional. Contoh: Jika kebutuhan kita adalah untuk mengetahui waktu, kita dapat membeli jam tangan merek apa saja, tetapi ada orang yang rela membeli jam tangan Rolex yang sangat mahal harganya. Kenapa? Karena bagi sebagian orang, dengan menggunakan jam tangan Rolex, keinginan emosionalnya terpenuhi, dalam hal ini mungkin harga dirinya merasa meningkat, merasa lebih penting, merasa kaya, dll yang tidak bisa diterima dengan logika orang lain, karena orang lain tidak merasakan keinginan emosional yang sama.

Jadi Robert menganjurkan apapun bentuk marketing kita harus selalu menggunakan motivasi emosional. Ada 5 macam motivasi emosional yaitu:

1. Ketakutan

Memberikan kesan bahwa jika mereka tidak membeli barang ini maka mereka akan merasa rugi sekali. Contoh: Promo hanya berlaku hari ini, persediaan terbatas (pembeli akan merasa takut kehabisan), tahukah bahwa mayoritas orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya walaupun kecil? (menimbulkan ketakutan sehingga orang akan tertarik untuk membeli dalam hal ini misalnya supplemen kesehatan).

2. Cinta

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, jadi sudah naluri alamiah bahwa orang ingin bersosialisasi dan merasakan cinta. Contoh: Gabung bersama kami sekarang juga (memberikan kesan bahwa kita sama seperti target anda), iklan dengan wanita seksi, atau pasangan mesra (membangkitkan naluri alami manusia untuk merasakan cinta).

3. Gratisan atau Diskon

Hampir semua orang suka dengan yang namanya gratisan dan diskon, asalkan sesuatu yang ditawarkan tersebut memang memiliki nilai berarti. Contoh: Dapatkan E-book Gratis, Beli 1 Gratis 1.

4. Menghasilkan Uang tanpa Usaha

Ini seringkali terjadi terutama di internet, hampir semua orang ingin menghasilkan uang tanpa perlu bersusah2, oleh karena itu sangat banyak sekali penipuan yang terjadi di internet, tetapi jika digunakan dengan benar, ini akan sangat mendorong seseorang untuk membeli. Contoh: Kamu dapat menyimpan puluhan juta rupiah utk biaya rumah sakit, jika mengkonsumsi supplemen kesehatan ini (Dalam hal ini seperti menghasilkan puluhan juta rupiah di masa depan ketika sakit hanya dengan minum supplemen yang relatif mudah tanpa usaha).

5. Membuat Impian Menjadi Kenyataan

Semua orang memiliki impian mereka masing2, apapun bentuknya jika iklan marketing anda menyentuh emosi ini, maka mereka akan tergerak untuk membeli produk anda. Contoh: Miliki segera rumah impian (yang memang memiliki impian punya rumah sendiri), Dapatkan bentuk tubuh ideal (yang memang memiliki impian punya tubuh bagus).

Robert sangat menganjurkan untuk menggunakan minimal satu, dan sebisa mungkin menggunakan semua motivasi emosional di atas dalam apapun bentuk marketing kita. Karena hal-hal di ataslah yang sebenarnya memacu orang untuk membeli suatu produk.

Cara yang bagus untuk membuat suatu iklan adalah dengan membuat daftar fitur dari produk kita terlebih dahulu, kemudian dari fitur tersebut diterjemahkan menjadi keuntungan bagi pelanggan. Keuntungan ada 2 yaitu keuntungan langsung dan keuntungan tidak langsung. Contoh: Pil diet, keuntungan langsungnya adalah mengurangi berat badan, keuntungan tidak langsungnya adalah mendapatkan bentuk tubuh ideal, bisa menggunakan pakaian idaman, lebih sehat, lebih menarik bagi lawan jenis. Nah, keuntungan tidak langsung inilah yang kita harus tunjukkan dalam iklan kita.

Contoh: fitur push mail pada handphone, dengan fitur ini kita ingin menekankan keuntungan tidak langsung dalam iklan kita, misalnya akses setiap saat pada email, mempermudah komunikasi bisnis melalui email, menghemat biaya sms.

Mungkin ini saja dulu untuk artikel kali ini, jika ingin mengetahui lebih dalam tentang ‘motivational marketing’, silakan baca sendiri ya bukunya. Bagi yang memang kurang suka membaca buku, semoga artikel di atas bisa cukup memberikan informasi yang berguna tentang bisnis dan marketing.

By: Steven Junaidi

Sumber : http://www.prinsipsukses.com/2010/11/bagaimana-memotivasi-orang-menjadi-pelanggan.html
.


Baca artikel selengkapnya ....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Academics Blogs Academics Top Blogs blogarama - the blog directory Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits! Media Promosi

  © Blogger template Brownium by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP