Showing posts with label Media Pemasaran. Show all posts
Showing posts with label Media Pemasaran. Show all posts

Forum Online Menjadi Ajang Mempromosikan Blog

Sunday, February 19, 2012

Keberadaan forum online belakangan ini memang cukup diminati para pengguna internet, khususnya bagi para blogger yang menjalankan bisnis online. Setiap harinya muncul para pemain baru di dunia maya, sehingga persaingan bisnis di internet kepadatannya sudah sangat tinggi. Untuk menghadapi persaingan yang semakin padat, salah satu cara yang sering digunakan para blogger untuk mempromosikan blognya yaitu dengan bergabung di forum online.

Cara ini terbukti cukup efektif dalam mendukung promosi blog dan memberikan banyak manfaat bagi para newbie (pemula) untuk mengenalkan blog atau website mereka kepada khalayak ramai, terutama pada para member yang bergabung di forum tersebut.

Sekarang ini macam-macam forum online sudah sangat beragam, sebut saja forum kaskus, yahoo group, forum jual beli, forum bisnis, serta beberapa forum lainnya yang saat ini banyak dibentuk kelompok tertentu untuk mempermudah mereka berinteraksi satu sama lain.

Tidaklah salah bila banyak orang beranggapan bahwa forum online menjadi ajang mempromosikan blog. Karena banyak keuntungan yang bisa di dapatkan para pelaku bisnis ketika mereka bergabung menjadi member di forum online. Kira-kira keuntungan apa saja yang bisa dimanfaatkan para blogger untuk mempromosikan bisnisnya? Mari kita simak bersama informasi selengkapnya.

Pertama, menyediakan tempat yang efektif untuk mempromosikan bisnis online. Forum online merupakan salah satu wadah yang mengumpulkan banyak orang dari komunitas tertentu, sehingga mereka lebih mudah berinteraksi satu sama lain. Jadi peluang untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditawarkan blog Anda semakin terbuka lebar, sebab forum online menjadi tempat berkumpulnya pangsa pasar yang cukup potensial. Bahkan tidak jarang sebuah blog kebanjiran pengunjung karena informasi yang dipasangnya pada forum online.

Kedua, memperluas jaringan bisnis. Bergabung menjadi member pada forum tertentu tidak hanya membantu pemasaran bisnis online Anda, namun juga sebagai sarana tepat bagi Anda untuk memperluas jaringan bisnis dan menjalin kerjasama dengan berbagai pelaku usaha lainnya yang sekiranya memberikan prospek bagus bagi perkembangan bisnis Anda ke depannya. Semakin luas jaringan bisnis yang Anda bangun, maka semakin besar pula jalan yang Anda ciptakan untuk mengantarkan bisnis online menuju kesuksesan.

Ketiga, menambah wawasan dan informasi terbaru tentang bisnis online. Selain menjadi ajang berpromosi, forum online juga menyediakan tempat diskusi bagi para blogger yang ingin sharing atau sekedar berbagi ilmu serta informasi terbaru tentang perkembangan bisnis di dunia maya. Jadi bagi Anda para blogger yang menekuni bisnis online, tidak ada ruginya bila bergabung dengan berbagai forum online yang sesuai dengan bisnis Anda. Sebab pada dasarnya banyak informasi terbaru yang dapat diperoleh dari forum komunitas yang Anda ikuti.

Demikian informasi tips bisnis online yang dapat kami sampaikan pekan ini. Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula dalam menjalankan bisnisnya. Cobalah untuk bergabung dengan forum online bisnisukm.com, dan dapatkan berbagai manfaatnya setelah bergabung menjadi member di forum kami. Selamat berkarya dan salam sukses.

Sumber : http://bisnisukm.com/forum-online-menjadi-ajang-mempromosikan-blog.html


Baca artikel selengkapnya ....

Situs Jejaring Sosial Sebagai Media Pemasaran

Monday, September 26, 2011

Keberadaan situs jejaring sosial kini terus merambah kehidupan manusia. Secara geografis, situs jejaring sosial mampu menembus pedesaan, yang terpencil sekalipun. Tak heran jika seseorang yang berada di pedalaman Kabupaten Kutai Kertanegara, Kaltim, kini dengan mudah bisa menjalin interaksi sosial melalui Facebook dengan seseorang yang berada di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Jarak antar lokasi kini bukan hambatan yang berarti, bahkan interaksi terjalin antar benua, dari ujung Afrika ke ujung Amerika.

Dalam perkembangannya situs jejaring sosial bisa dimanfaatkan untuk beragam kepentingan, mulai menjalin pertemanan, kampanye program tertentu (pendidikan, sosial, agama, lingkungan, kesehatan, dan sebagainya), sampai promosi dan pemasaran produk atau jasa tertentu.

Adanya kemajuan yang pesat di bidang teknologi informasi diimbangi dengan kemajuan teknologi transportasi dan manajemen logistik. Hal tersebut makin memudahkan terjadinya lalulintas manusia sekaligus barang. Dua hal tersebut selayaknya menjadi peluang usaha yang harus dimanfaatkan. Dalam hal ini, bagaimana mendayagunakan situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Koprol atau yang lainnya untuk memasarkan produk.

Lantas, bagaimana strategi pemanfaatan situs jejaring sosial untuk pemasaran? Menurut Danny Wirianto, Chief Marketing Officer KasKus, dalam Seminar SparX Up "Understanding Social Media Trends 2011" di Hotel Santika, Jakarta, 10 Januari 2011 lalu, bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memulai pemasaran di media sosial.

Proses pemasaran melalui situs jejaring sosial harus diawali dengan riset (read before write). Mekanisme pemasaran akan lebih efektif jika disertai dengan riset. Riset antara lain menyangkut karakter pengguna situs jejaring social. Perhatikan cara komunikasi dan apa yang dikomunikasikan dalam media itu. Dalam hal ini kenali apa yang mereka bicarakan, lantas dibuat analisisnya. Langkah berikutnya buatlah strategi kecil dan lemparkan (terapkan atau aplikasikan).

Riset Pemasaran berperan sebagai dasar penyusunan strategi dan taktik pemasaran, dimana harus didukung dengan data yang akurat, relevan, terpercaya, obyektif dan tepat waktu, sehingga pelaku usaha dapat merencanakan dan melaksanakan dengan baik berbagai aspek pemasaran, seperti pengembangan produk dan merk, penentuan harga, pendistribusian produk dan komunikasi pemasaran terintegrasi. (Lebih lengkap lihat elearning.gunadarma.ac.id)

Hal yang cukup penting laksanakan insepsi (inception), sebagaimana yang ada di film Inception. Berdasarkan catatan Wikipedia, Inception merupakan sebuah film fiksi ilmiah dari Amerika Serikat, yang diproduksi dan beredar tahun 2010. Film yang disutradarai oleh Christopher Nolan ini mengisahkan tentang Dom Cobb (diperankan oleh Leonardo DiCaprio), yang berusaha mengambil informasi dari korbannya dengan cara masuk ke dalam mimpi mereka dan menginsepsi pikiran para korbannya. Mimpi tersebut menjadi ruang bagi keseluruhan tim untuk menanamkan pemikiran tertentu ke dalam otak para korban. (Sinopsisnya bisa dilihat di www.21cineplex.com)

Dalam hal komunikasi harus dijalin secara personal, sehingga muncul kesan bahwa produk baru masih rahasia. Dengan perlakuan seperti itu, orang akan merasa dianggap istimewa. Ada kesan eksklusif dan begitu dipentingkan. Biasanya sesuatu yang sifatnya “rahasia” akan menjadi daya tarik tersendiri, yang memiliki semacam magnet untuk disebar-luaskan. Informasi tentang produk yang dianggap rahasia tersebut, dengan sendirinya akan menyebar luas. Apalagi dengan keberadaan situs jejaring sosial, makin rahasia makin luas penyebarannya. Hal tersebut jelas menjadi keuntungan yang besar bagi produsen atau pemasar.

Setiap situs jejaring sosial memiliki keunikan masing-masing, dengan demikian dalam pemanfaatannya sebagai media pemasaran tidak bisa disama-ratakan. Setiap situs jejaring sosial memiliki pengguna dengan karakter yang berbeda. Strategi yang efektif jika diterapkan di Koprol misalnya, belum tentu bisa digunakan di Facebook atau Twitter. Menurut Danny Wirianto, jangan pukul rata. Jadi, kalau di Facebook, misalnya, jangan lalu pasang hasil scan pamflet promosi dan di-tag ke banyak nama. Kalau caranya seperti itu, pasti akan diabaikan oleh pengguna. (www.tekno.kompas.com)

Hal lain yang cukup penting menyangkut pemasaran berbasis situs jejaring sosial ialah kemampuan membangun keterkaitan (engagement) dengan konsumen. Bagaimanapun relasi dengan konsumen harus dipertahankan, selain itu kepercayaan dan loyalitas terhadap produk perlu terus dibangun. Senjata yang cukup ampuh untuk membangun keterkaitan ialah dengan member konsumen semacam pengalaman yang tidak terlupakan. Sebagai contoh, apa yang ditempuh Facebook dalam menyediakan aplikasi game Farmville. Keunggulan Facebook sebagai situs jejaring sosial nomor satu di dunia, tidak terlepas dari kepiawaiannya dalam menyediakan aplikasi game yang mampu “menjerat” penggunanya. Strategi ini merupakan salah satu cara mengembangkan keterkaitan.

Begitu luar biasa pengaruh situs jejaring sosial, hal ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan keterkaitan dengan konsumen atau calon konsumen. Melalui situs jejaring sosial beragam isu yang beredar di masyarakat tentang produk tertentu bisa dengan mudah diketahui. Apakah suatu produk mendapat apresiasi baik atau buruk, tentu saja harus menjadi bahan pantauan dari pihak perusahaan, dalam hal ini bagian humas (public relation).

Selain rajin memantau perkembangan seputar produknya di media cetak dan elektronik, Humas perusahaan harus lebih memperhatikan kabar dari situs jejaring sosial. Dalam hal ini keterkaitan atau engagement bisa diterapkan dengan merespons secara cepat masalah yang muncul berkaitan dengan citra produk, setelah itu harus dilakukan klarifikasi secara cepat, sehingga kemungkinan beredarnya isu atau citra negatif bisa diredam.

Situs jejaring sosial menjadi media yang efektif dan efisien dalam memasarkan produk. Namun untuk mengeksplotasi potensinya diperlukan beragam strategi yang jitu. Dalam hal ini beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain riset pemasaran, mengembangkan insepsi (inception), komunikasi personal dan mengembangkan keterkaitan (engagement). (Atep Afia).

Sumber : http://www.pantonanews.com/berita-297-situs-jejaring-sosial-sebagai-media-pemasaran.html
.


Baca artikel selengkapnya ....

Prosedur Pemilihan Media Pemasaran

Monday, September 12, 2011

Pemilihan media memerlukan dua keputusan, yaitu media apa yang akan digunakan dan sarana media apa yang dipakai. Dua metode berikut dapat digunakan untuk menentukan pemilihan media.

1. Cost-Per-Thousand Contacts Comparison

Dalam metode ini, pemilihan media dilakukan berdasarkan jumlah kontak yang tejadi tanpa memperhatikan kualitas kontaknya. Metode ini sangat populer, karena sederhana dan mudah diterapkan. Meskipun demikian, penggunaan metode ini bisa menyesatkan jika pengiklan memandang kontak sama dengan eksposur. Eksposur adalah peluang individu menangkap pesan iklan dari media tertentu. Oleh karena itu kuantitas dan kualitas eksposur sama-sama penting bagi pengiklan, yang keduanya diukur melalui :

• Jangkauan (reach), yaitu jumlah individu yang menerima eksposur dari media tertentu minimal sekali dalam periode waktu tertentu.

• Kekerapan (frequency), yaitu berapa kali individu menerima tayangan atau pesan selama periode waktu tertentu.

• Dampak (impact), yaitu nilai kualitatif tayangan pada media tertentu. Misalnya iklan kosmetik lebih banyak faedahnya bila ditempatkan pada majalah wanita daripada di majalah bisnis.

Ada beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan dalam, metode ini. Pertama, metode ini tidak memperhitungkan kualitas khalayak, misalnya iklan kosmetik yang dibaca 1.000 wanita di sebuah tabloid, maka nilainya akan berbeda jika dibaca 1.000 pria. Kedua, metode ini tidak memperhitungkan peluang perhatian khalayak atau dengan kata lain tidak memperhitungkan kekuatan dampak media terhadap audiensi. Misalnya pembaca majalah remaja lebih berpeluang melihat iklan lebih banyak daripada pembaca majalah ilmiah. Dan ketiga, metode ini tidak memperhitungkan kualitas editorial media yang digunakan.

2. Matching of Audience and Media Characteristics

Pendekatan lainnya untuk memilih media adalah dengan menentukan target khalayak lalu membandingkan karakteristiknya dengan karakteristik berbagai media Prosedurnya adalah sebagai berikut :

• Mengumpulkan data-data rinci tentang pelanggan (siapa, dimana, kapan, dan bagaimana).

• Mempelajari cakupan (coverage) suatu media.

• Membandingkan kedua informasi di atas. Hasilnya baru merupakan pemilihan media pendahuluan, karena hanya didasari aspek cakupan.

• Mengkaji pemilihan media pendahuluan itu dari aspek lainnya seperti aspek kebiasaan target khalayak terhadap media, jenis produk, bentuk pesan, dan biaya penggunaan media.

• Anggaran iklan dialokasikan ke media-media yang dipilih, termasuk sarana media masing-masing. Saran media yang dipilih harus memperhitungkan aspek-aspek berikut :

• Tiras atau sirkulasi, yaitu banyaknya unit fisik penyampai iklan.

• Khalayak, yaitu jumlah orang atau individu yang dapat dirangkul suatu sarana media.

• Khalayak efektif, yaitu sejumlah individu yang benar-benar menjadii sasaran sarana media tersebut.

• Effective-ad-exposed audience, yaitu bagian dari khalayak efektif yang memperhatikan iklan di sarana media
tersebut.

Sumber : http://www.smakristencilacap.com/arti-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran/prosedur-pemilihan-media-pemasaran/
.


Baca artikel selengkapnya ....

Menggunakan Press Release Sebagai Media Pemasaran

Tuesday, September 6, 2011

Dalam mensinergikan 12 Pilar Pemasaran bagi bisnis kita, pilar pertama adalah menggunakanStrageti Pemasaran Public relation, publisitas atau press realese. Seberapa jauh sesungguhnya peran press release ini dalam membangun sukses pemasaran bisnis kita. Press Release, Public Relation merupakan suatu sarana awareness yang paling murah dan efektif, karena dalam satu waktu bisa menyentuh banyak orang sekaligus. Efek dari Press Release bisa menjangkau pelanggan hingga sangat luas, karena dengan cara ini apa yang kita sampaikan bisa diterima pelanggan meski tidak berhadapan langsung dengan marketing.

Cara Press release ini telah dipraktekan oleh Pak Tung pada saat me-launching buku Financial Revolution (FR). Pada waktu itu, Pak Tung menaiki kuda setinggi dua meter, memakai blangkon, dan berpakaian ala Jenderal Sudirman dengan membawa buku FR dalam skala besar sambil menyusuri Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, yang merupakan salah satu jalan teramai dan terpadat di Jakarta pada jam dua siang.

Jalan Sudirman pun sempat dihentikan.Pada saat itu banyak sekali wartawan dari berbagai media massa yang meliput aktivitas saya tersebut, dari media lokal hingga nasional,mulai koran, majalah, radio hingga televisi, dan semuanya GRATIS. Hingga akhirnya, liputan tersebut menjadi cover majalah untuk berbagai media massa, atau menjadi liputan utamanya.

Sebelum acara tersebut, Pak Tung telah mengirimkan surat kepada para wartawan dari berbagai media massa yang bunyinya sebagai berikut: Kami akan mengadakan launching buku Financial Revolution, peluncurannya akan dilakukan dengan cara yang sangat heboh. Menggunakan kuda setinggi dua meter, menggunakan blangkon dan pakaian ala Jenderal Sudirman, dan melintasi jalan Jenderal Sudirman,dimulai dari jam dua siang.

Dengan berita yang sangat heboh seperti itu, ditambah dengan berbagai hadiah menarik yang akan diundi, ternyata terbukti bahwa sangat banyak wartawan dari berbagai media yang tertarik dan datang untuk meliput acara tersebut. Dengan demikian, sebenarnya telah dilakukan penghematan hingga ratusan juta rupiah untuk liputan dalam rangka mempromosikan peluncuran buku Financial Revolution tersebut.

Banyak pelajaran dalam Marketing Revolution ini yang sudah dipraktikkan sendiri oleh Pak Tung ,atau banyak orang lain yang sudah mempraktikkan dan akhirnya mampu menghasilkan suatu target pemasaran yang dahsyat. Oleh karena itu, sekarang giliran Anda untuk PRAKTIK apa yang telah Anda baca selama ini mengenai Marketing Revolution.

Sumber: http://www.gsn-soeki.com/wouw/
.


Baca artikel selengkapnya ....

Mengoptimalkan Peran Social Media Bagi Bisnis

Saturday, August 27, 2011

Tentunya sebagian besar kita sudah akrab dengan social media seperti halnya Facebook, twitter dan lain-lain. Sosial media memiliki banyak potensi besar bagi usaha kecil. Sayangnya, ada sedikit ketakutan bagi pemilik usaha kecil berkaitan dengan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk sewa bandwidth untuk media sosial. Namun jika anda bisa mengoptimalkan peran social media bagi bisnis anda, dengan menyeimbangkan ROI (Return Of Investment) maka ketakutan itu tidak perlu muncul. Social media bisa dimanfaatkan sebagai strategi marketing bagi bisnis anda.

Sesungguhnya, jika dibagi dari aspek fungsionak, social media memiliki dua hal yaitu:

* Marketing, social media dipergunakan sebagai media untuk marketing/pemasaran produk-produk anda. Sebagai tempat berkumpul baru bagi calon pelanggan social media memiliki potensi besar untuk memperkenalkan produk anda.

* Communication, Selain sebagai media pemasaran, social media berdifat interaktif sehingga calon pelanggan tidak hanya melihat iklan produk anda saja tetapi juga bertanya sampai terlibat dalam deal mempergunakan produk anda.

Melihat fungsi yang cukup potensial tersebut banyak hal bisa dilakukan pada social media. Jika deal sudah dilaksanakan, Social Media bisa dimanfaatkan untuk bercakap-cakap dengan pelanggan. Mengucapkan terimakasih telah menggunakan produk kita, sangat membantu pemasaran usaha.(Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/artikel-usaha/mengoptimalkan-peran-social-media-bagi-bisnis
.


Baca artikel selengkapnya ....

Media Pemasaran Kian Beragam

Wednesday, August 24, 2011

Keberadaan internet, khususnya situs jejaring sosial (social network), merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak kinerja pemasaran (marketing). Inilah yang populer dengan sebutan marketing 360°.

"Jika dulu kegiatan marketing fokus pada televisi, radio, atau media cetak saja, kini banyak ragam media yang bisa dimanfaatkan, seperti internet atau situs jejaring sosial. Kami menyebutnya sebagai marketing 360°," kata Pimpinan Consumer Sector TNS APAC, Sebastien Janini, dalam dialog bertema Making 360° Marketing Work Harder, beberapa waktu lalu.

Sebagai bagian dari TNS Innovation Lectures Series, TNS Indonesia mengundang sejumlah ahli dalam bidang consumer research marketing dari kawasan Asia Pasifik. Mereka berbagi pengetahuan tentang cara, teknik, dan pembelajaran ten-tang bagaimana membuat marketing 360° bekerja lebih efektif., Menurut Sebastian, walaupun marketing 360° adalah suatu kata yang saat ini sedang populer, masih ada rintangan yang menghalangi pemanfaatan yang maksimal dari kesempatan ini. Tantangan yang terbesar yang dihadapi para staf pemasaran di lapangan saat ini adalah kurangnya sinkronisasi dari upaya pemasaran. Hal ini, lanjutnya, akan menimbulkan sub-optimal consumer connect.

Indonesia, kata dia, saat ini sedang berkembang sebagai negara terbesar yang aktif dengSn jejaring sosialnya. "Ini sekali lagi menciptakan kesempatan besar dan juga suatu tantangan bagaimana menggunakan jejaring sosial tersebut agar lebih terhubung dengan konsumen," paparnya.

Sementara itu, pimpinan Brand Strategy TNS APAC Anne Woodhams menilai bahwa penghitungan returnon investment (Rol) dari macam ragam penggunaan media masih banyak menghadapi benturan. Dari sejumlah metode pemasaran, baik tradisional ataupun modern, menurut dia, harus dipilih mana yang paling efektif dan memberikan lebih. "Namun, perangkat dan teknik tertentu akan membantu menentukan nilai harga dari penggunaan media yang berbeda, ini akan sangat membantu para tenaga pemasar," ujarnya.

Hal yang menarik dikemukakan Shirley Raman, TNS Regional Expert on Understanding Emotions. Menurut dia, seorang tenaga pemasaran yang baik harus mampu mendeteksi dan membangun hubungan emosi dengan konsumen mereka. "Setiap sasaran konsumen mempunyai emotive compass yang berbeda, dan tenaga pemasaran yang efektif harus mampu mengetahuinya setiap kali menyusun strategi," ujarnya.

Sumber : http://bataviase.co.id/node/371403
.


Baca artikel selengkapnya ....

Social Media Meningkatkan Pemasaran Usaha Kecil

Wednesday, August 17, 2011

Social Media seperti Facebook, Twitter dan lain-lain menjadi media paling fenomenal saat ini. Jangkauan pengguna media ini meliputi banyak segmen kehidupan masyarakat. Keuntungan bisnis social media tidak hanya dinikmati oleh pengelolanya namun dirasakan oleh banyak pengguna. Dari mulai keuntungan yang sifatnya sekedar bertemu dengan kawan-kawan lama hingga melejitnya bisnis gara-gara memanfatkan media yang satu ini. Dalam dunia bisnis tidak hanya perusahaan besar saja yang menikmati manisnya social media, bisnis usaha kecil (UKM) banyak diuntungkan karena bisa memanfaatkan social media.

Salah satu pelaku bisnis online yang berjualan produk dari kain perca menuturkan, pemesanan melalui facebook jauh lebih banyak dibandingkan melalui meski toko online yang telah lebih dulu dirintisnya. Sumbangan social media bagi pemasaran produk usaha kecil cukup besar.

Media social menawarkan suasana emosional antara pembeli dan penjual. Tidak hanya informasi yang diperoleh secara lengkap namun juga terjalin kepercayaan yang cukup kuat.

Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa social media telah meningkatkan kinerja dari bisnis dan 90 persen responden menganggap social media penting untuk bisnis mereka. Manfaat utama yang diperoleh dari social media adalah brand awareness.

Dari penelitian tersebut , manfaat lain yang diperoleh responden dari social media bagi UKM adalah:
* Meningkatkan Traffic – 72 persen
* Peningkatan Pencarian Peringkat – 62 persen
* Kemitraan Baru – 59 persen
* Peningkatan Penjualan – 48 persen
* Pengurangan Biaya Pemasaran – 59 persen untuk wiraswasta persen, 58 untuk UKM
* Dua kali lebih mungkin untuk menemukan prospek yang berkualitas

Melalui media sosial dan alat seperti Twitter, Facebook dan blogging dia mampu menjangkau dan membangun kesadaran tidak seperti sebelumnya.

Meski social media menjadi wahana untuk meningkatkan pemasaran usaha kecil, ada prasarat yang harus dipenuhi bagi marketing. Setiap marketing harus selalu intensif melakukan monitoring aktivitas di social media. Tidak mengenal waktu dan jam kerja. Kehidupan social media selalu up to date. Maka anda harus stand by di social media jika ingin sukses.(Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/teknologi/social-media-meningkatkan-pemasaran-usaha-kecil
.


Baca artikel selengkapnya ....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Academics Blogs Academics Top Blogs blogarama - the blog directory Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits! Media Promosi

  © Blogger template Brownium by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP